BEKASI – Pondok Pesantren (Ponpes) Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, Jawa Timur, secara resmi melebarkan sayap dakwahnya ke wilayah Jawa Barat. Langkah strategis ini ditandai dengan acara serah terima wakaf Pondok Pesantren Nurul Hidayatul Qur’an yang berlokasi di Bojong Mangu, Bekasi, pada Sabtu, 11 Oktober 2025.
Aset pondok pesantren tersebut diwakafkan oleh keluarga Bapak Nurus Sholeh dan diterima langsung oleh Pengasuh Ponpes Syaichona Moh. Cholil, RKH. Fachruddin Aschal.
Acara serah terima yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Mursyid Syadiliyah Syeikh Amin Bin Sa’duddin Almurd, Ketua Umum Ponpes Syaichona Moh. Cholil RKH. Moh. Nasih Aschal, serta jajaran majelis keluarga pondok pesantren dari Bangkalan, termasuk RKH. Karror Abdullah Schal dan RKH. Ismail Achmad Yahya al-Ascholy. Turut hadir pula tokoh masyarakat dan aparatur pemerintah Desa Bojong Mangu yang memberikan dukungan penuh.
Acara diawali dengan pembacaan Ummul Qur’an yang dipimpin oleh RKH. Fachruddin Aschal, dilanjutkan dengan pembacaan Ratib Syaichona Moh. Cholil oleh RKH. Ismail Ahmad Yahya al-Ascholy sebelum sesi sambutan dimulai.
Harapan Waqif dan Dukungan Pemerintah Setempat
Perwakilan keluarga waqif, Bapak Nurus Sholeh, menyatakan bahwa pondok pesantren ini didirikan atas dasar keikhlasan untuk mencari ridha Allah SWT. Namun, aktivitasnya belum berjalan maksimal.
“Oleh karena itu, kami mewakafkan tanah dan bangunan ini kepada Pengasuh Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan,” ujarnya. “Mudah-mudahan dengan diserahkannya pondok ini kepada beliau, dapat dikelola dengan baik, sehingga lebih manfaat dan maslahat bagi masyarakat sekitar.”
Dukungan dari pemerintah setempat disampaikan oleh Kepala Dusun Bojong Mangu, Kasirun, yang mewakili kepala desa. Ia menegaskan komitmen pemerintah desa untuk mendukung keberlanjutan pondok pesantren di bawah pengelolaan yang baru.
“Kami, atas nama Pemerintah Desa Bojong Mangu, mendukung penuh keputusan pendiri pondok pesantren ini. Yang terpenting, langkah ini membawa hal positif untuk kita semua dan generasi mendatang,” kata Kasirun.
Komitmen Pengelola Baru
RKH. Moh. Nasih Aschal, mewakili Ponpes Syaichona Moh. Cholil, menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan bahwa pengelolaan pondok pesantren ini akan selaras dengan niat luhur para waqif.
“Semoga pondok pesantren yang diserahkan ini menjadi jembatan yang menghubungkan niat-niat baik dari semuanya untuk menggapai ridha Allah SWT,” ungkapnya.
Beliau menambahkan bahwa Ponpes Nurul Hidayatul Qur’an ini merupakan pondok pesantren ke-9 yang pengelolaannya dipercayakan kepada Ponpes Syaichona Moh. Cholil. Hal ini menegaskan komitmen pesantren untuk terus menyebarkan nilai-nilai pendidikan Islam di berbagai daerah.
“Penerimaan kami bukan hanya melihat sebidang tanah atau bangunan, tetapi ini adalah amanah untuk menjadi kendaraan yang mengantarkan kita semua meraih ridha Allah,” tambahnya.
RKH. Moh. Nasih Aschal juga berharap dukungan penuh dari seluruh tokoh, sesepuh, dan alumni Ponpes Syaichona Moh. Cholil di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan sekitarnya untuk memastikan pesantren ini dapat berkembang dengan lancar.
Dengan serah terima ini, diharapkan Ponpes Nurul Hidayatul Qur’an dapat dikelola secara lebih optimal, kualitas pendidikannya meningkat, dan manfaatnya semakin luas bagi umat.
Reporter : Abdussalam
